Food & Beverage

7 Tips Memaksimalkan Layanan Takeaway dan Delivery

Bukan hal yang baru memang bagi restoran untuk memiliki sistem layanan takeaway dan delivery. Apalagi saat ini layanan antar sudah didukung dengan keberadaan third party yang menawarkan jasa pengantaran makanan, mulai dari bisnis skala kecil sekali pun. Meskipun pemerintah sudah menerapkan new normal dan beberapa pusat perbelanjaann sudah kembali dibuka, tampaknya sistem takeaway dan delivery masih akan menjadi sumber pemasukkan utama bagi bisnis kuliner selama pandemi COVID-19 masih berlangsung.

Bagi Anda yang 80% pemasukannya berasal dari layanan dine-in dan reservasi, beralih sistem ke takeaway & delivery mungkin terasa sedikit membingungkan. Di bawah ini, kami mengulas beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar kualitas dining experience yang didapat oleh pelanggan di rumah sama dengan pengalaman yang didapatkan saat bersantap di restoran Anda.

Infografik 7 Tips Memaksimalkan Layanan Takeaway dan Delivery

1. Adapatasi Menu untuk Memenuhi Kebutuhan Pelanggan Saat Ini

Ada beberapa faktor yang mengharuskan Anda untuk memodifikasi menu selama bisnis Anda hanya menyediakan layanan antar, di antaranya adalah adanya jarak yang harus ditempuh makanan untuk sampai ke pelanggan, ketahanan bahan baku makanan, dan jumlah staf yang terbatas. Perlu Anda periksa dengan cermat makanan mana yang rasa dan penampilannya tetap terjaga meskipun harus diantar dalam jarak jauh menggunakan kendaraan motor. Anda juga dapat mempertimbangkan untuk membuat menu paket dan menu frozen untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

2. Persiapkan Staf untuk Sistem Layanan yang Baru

Layanan pelanggan yang berkualitas dimulai dari staf yang berkualitas pula. Sebelum memulai bisnis, pastikan seluruh staf dalam keadaan sehat dan siap untuk bekerja. Kemudian, berikan pelatihan tentang protokol kesehatan dan kebersihan pada staf. Buat jadwal shift yang sesuai dengan aturan phsycial distancing dan pastikan staf mematuhi kebijakan baru yang dibuat oleh perusahaan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus. Selain itu, pastikan karyawan dapat berkomunikasi dengan lancar dan sopan dengan pelanggan, baik melalui telepon maupun chat.

3. Sediakan Kemasan Makanan yang Aman dan Berfungsi dengan Baik

Adanya virus yang menyebar luas secara global tentunya membuat pelanggan Anda menjadi jauh lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Sebagai pihak yang memproduksi dan mendistribusikan makanan kepada pelanggan, Anda juga harus ekstra hati-hati agar tidak ada produk yang dapat membahayakan kesehatan pelanggan dan karyawan. Salah satu hal terpenting yang harus Anda perhatikan adalah kemasan makanan.

  • Pastikan bahan kemasan makanan yang digunakan sudah sesuai dengan standar kemasan makanan yang aman
  • Pastikan kemasan kedap udara dan kedap air sehingga makanan di dalamnya tidak tumpah maupun terkontaminasi saat perjalanan
  • Pastikan desain kemasan makanan memudahkan konsumen saat mengonsumsi makanan
  • Pastikan makanan mentah dan makanan siap saji dikemas secara terpisah
  • Tanyakan kepada pelanggan apakah mereka membutuhkan alat makan tambahan seperti sendok dan tisu
  • Sediakan petunjuk untuk memanaskan atau menyiapkan makanan

4. Berikan Layanan Terbaik Meskipun Pelanggan Bersantap di Rumah

Di saat seluruh bisnis berubah menjadi satu layanan yang sama seperti ini, kreativitas dan inovasi dari pebisnis dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan sangat dibutuhkan. Berikut adalah beberapa ide yang dapat Anda terapkan untuk menunjukkan perhatian Anda kepada konsumen.

  • Berikan sentuhan personal seperti menuliskan nama pelanggan dan nama staf yang mengambil order tersebut
  • Berikan thank you note yang ditulis tangan untuk menyatakan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan pelanggan kepada bisnis Anda selama masa sulit ini
  • Berikan tester dalam porsi kecil agar pelanggan dapat menyicipimenu lainnya dan mungkin tertarik untuk memesan menu tersebut di transaksi berikutnya
  • Pastikan Anda menyertakan kartu nama atau nomor layanan pelanggan saat mengirim makanan, jelaskan juga langkah yang harus diambil pelanggan jika ada komplain yang ingin disampaikan
  • Berikan gift card untuk pesanan berikutnya

5. Integrasi Restoran Anda ke Aplikasi Pemesanan Online

Hadirnya aplikasi third party yang menawarkan layanan antar makanan membuat takeaway dan delivery menjadi jauh lebih praktis dan efisien. Anda tidak perlu lagi memikirkan tentang kendaraan bermotor, staf pengantar, dan jarak tempuh maksimal yang dapat dijangkau oleh staf Anda. Ini berarti Anda juga dapat memperluas cakupan pesanan makanan yang Anda buat, termasuk peluang mendapat pelanggan-pelanggan baru yang akan menikmati masakan dari bisnis Anda. Dengan aplikasi ini, pelanggan juga dapat langsung melihat menu yang Anda tawarkan dan melakukan transaksi tanpa harus menelepon restoran. Pembayaran pun dapat dilakukan tanpa uang tunai. Selain memudahkan Anda dan pelanggan, sistem pembayaran ini juga mengurangi kontak langsung antara staf dan pelanggan, sehingga mengurangi risiko penyebaran virus.

6. Persiapkan Sistem Pickup dengan Matang

Jika ini merupakan kali pertama Anda menerima penjemputan makanan oleh pelanggan, ada beberapa hal yang perlu Anda pikirkan sebelum mulai melayani pelanggan.

  • Cabang mana saja yang dapat melayani pickup & delivery?
  • Apakah pelanggan harus memesan di outlet kemudian menunggu, atau pelanggan harus memesan terlebih dahulu melalui telepon atau aplikasi sebelum datang ke outlet?
  • Apakah pelanggan harus membayar sebelum pesanan dibuat?
  • Pembayaran apa saja yang dapat digunakan untuk sistem pickup?
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pesanan per pelanggan?
  • Apakah pelanggan harus masuk ke restoran untuk mengambil makanan, atau Anda yang mengantarnya ke mobil pelanggan?

Beberapa poin di atas adalah pertanyaan yang seringkali dilontarkan oleh pelanggan sebelum mereka memesan makanan dengan sistem pickup dari restoran Anda. Jika Anda sudah memiliki jawaban dari setiap pertanyaan di atas, rangkum jawaban dalam satu halaman FAQ (frequently asked questions). Buat sesederhana mungkin agar dapat dipahami baik oleh staff yang bekerja di restauran, kurir yang mengantarkan makanan, hingga pelanggan. Distribusikan FAQ tersebut melalui website, email, dan media sosialrestoran Anda. Dengan demikian, pelanggan akan mengetahui secara pasti apa yang harus dilakukan untuk bisa memesan makanan dari Anda. Staf Anda juga tidak perlu menghabiskan waktu untuk menjelaskan seluruh sistem dari awal kepada setiap pelanggan.

7. Gunakan Checklist

Mengingat akan ada sangat banyak persiapan yang perlu dilakukan, pastikan seluruh langkah sudah dilakukan dengan benar menggunakan aplikasi checklist seperti Nimbly. Hasil laporan pemeriksaan akan langsung masuk ke email Anda. Jika terdapat masalah yang ditemukan, Anda juga dapat langsung menerima notifikasi dan menugaskan staf Anda di outlet untuk segera menyelesaikannya.

Gunakan checklist di bawah ini untuk memastikan sistem takeaway & delivery bisnis F&B Anda sudah siap untuk memberikan kualitas layanan terbaik bagi pelanggan.

Klik Gambar untuk Melihat & Mengunduh Checklist

Related Articles

Food & Beverage

4 Praktik Terbaik untuk Bisnis FnB Selama New Normal [Infographic]

New normal bukan berarti bebas atau kembali seperti sebelum adanya penyebaran virus corona. Justru, pada era kenormalan baru ini, kita harus tetap be...



Food & Beverage

Sudahkah Anda Menerapkan Contactless Delivery dengan Benar?

Anda pasti sudah mengetahui bahwa selama pandemi COVID-19 ini berlangsung, setiap orang harus terus menjaga kebersihan diri serta meminimalisir konta...



Food & Beverage

Cloud Kitchen: Model Bisnis FnB yang Cocok Saat Pandemi

Penyebaran virus COVID-19 telah membuat seluruh bisnis terpaksa meminimalisir aktivitas operasional, bahkan beberapa harus tutup secara total. Meskip...



whatsapp-icon