F&B Webinar
» Register Now
Nimbly Technologies logo png transparent
Lihat Cara Kerja Nimbly dalam 5 Menit

Watch Now

Tutup Sementara, Ini Tips Agar Bisnis Tetap Aman

April 17, 2020
3 mins reading

Daftar Isi


Pelajari bagaimana Nimbly dapat membantu bisnis Anda

Dapatkan Demo >

COVID-19 memang telah menjadi permasalahan global. Oleh sebab itu. sudah menjadi tanggung jawab kita untuk membantu mengurangi tingkat penyebaran virus tersebut. Berbagai cara bisa dilakukan, seperti bekerja dari rumah, menghindari keramaian, dan menutup bisnis untuk sementara waktu. 

Jika Anda memutuskan untuk menutup sementara lokasi bisnis, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk memastikan bisnis tetap aman. Berikut tips-tips bagi perusahaan atau toko dalam menjaga keamanan bisnis yang ditutup sementara.

Waspada terhadap penipuan

Maraknya penipuan sudah lama terjadi, bahkan sebelum munculnya wabah COVID-19. Namun, Anda harus lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya cyber attacks selama work from home (WFH) atau outlet toko tutup sementara. Bahaya penipuan mengintai Anda dari berbagai hal, seperti link penuh malware di situs-situs web, spam email, telepon darurat dari nomor yang tak dikenal, dan masih banyak lagi.

Langkah pertama yang harus diambil untuk menjaga keamanan bisnis Anda dari ancaman penipuan adalah dengan menggunakan layanan VPN. Menggunakan VPN berfungsi untuk menjamin privasi koneksi internet Anda sehingga tidak ada scammers yang mampu mencuri identitas atau password aplikasi manajemen bisnis Anda. 

Kedua, pastikan Anda dan karyawan menjaga komunikasi agar terhindar dari penipuan berbasis telepon. Sekarang ini, sudah banyak korban yang mengirimkan uang ke penipu yang mengatasnamakan atasan dari sang korban. Modus operasi dari penipuan ini adalah dengan memakai identitas atasan korban dan meminta korban untuk segera mengirimkan uang ke sebuah rekening. Dengan saling berkomunikasi, Anda atau rekan kerja dapat mengecek kebenaran dari telepon yang didapat.

Ketiga, pahami struktur dan tanda-tanda dari email penipuan. Beberapa scammers menggunakan alamat email yang terpercaya, bahkan menggunakan identitas perusahaan yang kredibel. Lakukan pengecekan alamat email dan perusahaan secara online dengan Google untuk mengetahui benar tidaknya isi dari email tersebut. Apabila sebuah email meminta Anda untuk mengirimkan data rahasia atau uang, kemungkinan besar ini adalah bentuk penipuan.

Jaga keamanan data

Berhubungan dengan poin nomor 1, data pribadi serta data mengenai bisnis Anda perlu dijaga terutama saat menerapkan sistem kerja dari rumah. Selain menggunakan VPN, Anda juga dapat melakukan beberapa langkah untuk menjaga keamanan data.

Install software keamanan ke dalam komputer Anda. Software seperti firewall dan anti-virus biasanya sudah tersedia oleh komputer. Pastikan software yang sudah ada tetap aktif dan berjalan dengan lancar. Kemudian, tambahkan software anti-spyware untuk pengamanan tambahan bagi data yang ada di komputer serta aktivitas online Anda.

Apabila Anda sering mencatat username dan password di dalam note, baik di smartphone atau di komputer, sebaiknya Anda memakai password manager terpercaya. Scammers dapat dengan mudah mengakses data pribadi yang tidak terenkripsi. Menggunakan password manager seperti Keepass, LastPass, atau Roboform dapat membantu Anda dalam mengingat serta menjaga password dari scammers.

Amankan lokasi bisnis yang sedang tutup

Jalanan serta pusat perbelanjaan yang sepi dari pengunjung bukan berarti kantor atau outlet Anda dapat melonggarkan sistem keamanan. Sebaliknya, kondisi seperti ini dapat mengundang tindakan kriminal. Dibutuhkan langkah-langkah preventif untuk melindungi aset berharga yang ada di dalam kantor atau outlet yang tutup sementara waktu.

Cek kembali apakah seluruh pagar dan pintu masuk terkunci dengan gembok yang sesuai standar keamanan dan tidak mudah untuk dipanjat. Tetap aktifkan CCTV dan alarm di beberapa sudut ruang seperti pintu masuk dan gudang untuk mengawasi setiap gerak-gerik yang ada. Hal ini akan sangat berguna untuk mengenali identitas pelaku apabila terjadi pembobolan atau pencurian.

Mesin kasir dan brankas harus tertempel pada meja, dinding, atau lantai agar tidak mudah dibawa pergi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Hindari menyimpan uang dalam jumlah besar di dalamnya untuk meminimalisir kerugian. Pastikan kantor dan outlet tetap bisa dilihat kondisinya dari luar ruangan agar dapat terus dipantau. 

Terakhir, hitung jumlah stok dan aset yang ada di dalam kantor atau outlet sebelum bisnis Anda tutup sementara. Catat apa saja barang yang tersimpan di dalam lokasi. Hal ini untuk memastikan kelengkapan barang saat kantor atau outlet dibuka kembali. Komunikasikan dengan seluruh tim apakah ada barang tertinggal di dalam kantor atau outlet. Dengan begitu, bisnis dapat dijalankan kembali saat kondisi sudah memungkinkan bisnis dibuka.

Ketiga langkah-langkah preventif untuk menjaga keamanan bisnis Anda perlu sekali untuk dilakukan. Bukan hanya seorang, tetapi juga harus dilakukan oleh segenap pekerja bisnis yang Anda miliki. Buat ceklis keamanan & inventaris menggunakan Nimbly dan lakukan pemeriksaan secara rutin. Ingat, kejahatan tidak mengenal besar kecilnya sebuah usaha. Jagalah keamanan bisnis bersama-sama sebelum terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Baca juga: Tips Bagi Bisnis yang Harus Beroperasi selama Wabah Korona

Konsultasikan manajemen operasional bisnis Anda gratis dengan tim Nimbly.

Tentang Nimbly

For you

Ambil kendali penuh atas operasi bisnis Anda

Berdayakan karyawan lapangan Anda dan raih mutu operasional terbaik.

Kantor kami

[email protected]
+65 9722 4000
+62 812 9089 9882
+1 214 736 3470
+66 81 355 7244
+63 931 939 1023