Langkah-Langkah yang Perlu Diambil Pemilik Bisnis Saat Pandemi

April 29, 2020

Dalam situasi yang darurat karena pandemi COVID-19 ini, banyak perusahaan serta bisnis yang terkena dampaknya. Kebijakan-kebijakan preventif sudah dikeluarkan oleh pemerintah, seperti pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Melihat kondisi yang menunjukkan pandemi ini belum akan berakhir dalam waktu dekat, ini berarti Anda sebagai pemilik bisnis juga perlu mengambil langkah nyata untuk menjawab situasi darurat ini. Beberapa yang dapat Anda lakukan yakni seperti yang sudah diulas di bawah ini.

Komunikasikan informasi terkait COVID-19

Mendapat informasi yang benar dan penting adalah hak setiap orang, tidak terkecuali karyawan Anda. Berikan sebaran informasi yang terpercaya tentang COVID-19 serta penyebarannya kepada karyawan. Langkah ini menjadi langkah awal yang dapat membantu orang-orang yang bekerja di bisnis Anda memahami pentingnya menjaga diri dan kesehatan.

Pastikan informasi yang Anda bagikan berasal dari sumber yang terpercaya seperti WHO dan CDC. Sampaikan juga informasi terbaru dari badan-badan tersebut dengan segera ke karyawan Anda.

Berikut adalah beberapa sumber yang dapat Anda gunakan terkait COVID-19.

Bekerja dari rumah jika memungkinkan

Memang benar bahwa sebagian fungsi bahkan bidang pekerjaan tidak dapat dilakukan secara remote dari rumah. Namun, jika memungkinkan bagi bisnis Anda termasuk beberapa fungsi-fungsinya untuk dioperasikan dari rumah, sebaiknya ambil kebijakan untuk mewajibkan karyawan Anda bekerja dari rumah saja selama pandemi COVID-19 masih merebak. Lakukan ini dengan terlebih dahulu meninjau setiap fungsi kerja dan kemungkinannya untuk dikerjakan dari rumah.

Sebagai pemilik bisnis, sebaiknya Anda juga menjamin pekerjaan tersebut dapat terlaksana optimal dengan memastikan karyawan Anda memiliki perangkat serta akses internet yang dibutuhkan selama bekerja. Walaupun tidak bertemu secara tatap muka, koneksi komunikasi masih dapat terjalin dengan baik.

Beritahu dengan persis kepada pekerja atau karyawan Anda tentang konteks dan konsep work from home, yakni memastikan karyawan bekerja dari rumah dan menghindari keramaian. Bukan berarti mereka diperbolehkan untuk bekerja dari café atau coworking space

Baca juga: Produktif Selama pandemi, Ini Program yang Dapat Dilakukan

Tunda perjalanan bisnis, beralih ke pertemuan virtual

Dengan penerapan PSBB, kita diharuskan untuk beraktivitas di dalam rumah kecuali jika ada kepentingan mendesak seperti membeli bahan baku makanan dan bahan bakar. Termasuk menjaga jarak aman saat beraktivitas, ini berarti Anda juga harus mengambil keputusan untuk menunda perjalanan bisnis selama pandemi ini masih berlangsung.

Jikalau pertemuan bisnis bersifat penting dan benar-benar harus dilakukan, coba alternatif komunikasi tatap muka yang lain. Salah satunya dengan memanfaatkan pertemuan virtual dengan aplikasi-aplikasi video conference yang sekarang banyak digunakan oleh pihak yang perlu melakukan meeting bisnis, membicarakan kontrak dengan klien, atau yang lainnya. 

Adaptasi kebijakan cuti

Potensi karyawan Anda terkena penyakit meningkat berkali-kali lipat saat pandemi seperti ini. Untuk itu sebagai pemilik bisnis, Anda perlu menelaah kembali kebijakan cuti yang diterapkan oleh perusahaan Anda. 

Jika ada karyawan yang menunjukkan gejala sakit, baik itu gejala COVID-19 ataupun flu biasa, segera anjurkan karyawan untuk mengambil cuti. Di saat krisis kesehatan publik seperti ini Anda tentunya tidak ingin menambah beban tenaga medis yang telah menangani banyak pasien. Untuk sementara, hilangkan peraturan untuk melampirkan surat dokter untuk validasi pengambilan cuti. Selain untuk mengurangi pekerjaan rumah sakit, Anda juga membantu menerapkan social distancing dan menekan kemungkinan penyebaran penyakit lebih luas.

Minta karyawan untuk melaporkan ke supervisornya jika ada anggota keluarga karyawan yang tinggal dalam satu rumah ditemukan terinfeksi COVID-19. Pertimbangkan untuk memberikan cuti isolasi pada karyawan tersebut. Hal ini juga berlaku jika ada karyawan baru saja melakukan pertemuan atau kontak langsung dengan rekan kantor, klien, atau partner bisnis lainnya yang ditemukan terinfeksi COVID-19. 

Perlu diambil langkah untuk memastikan bahwa cuti hanya bisa diberikan jika yang bersangkutan tetap berada di dalam rumah dan melakukan aktivitas luar yang terbatas. Dalam arti lain, karyawan yang mengambil cuti tidak diperbolehkan untuk melakukan perjalanan luar kota. Cuti yang diambil tidak terlibat dalam aktivitas kerja sama sekali, sementara karyawan tetap berada di rumah. Bagi karyawan yang baru saja cuti dari luar kota sebelum kebijakan ini diterapkan, dapat diminta untuk memeriksakan kondisi kesehatannya sebagai upaya pencegahan dini.

Peraturan ini tentunya bersifat sementara sebagai bagian dari upaya mengurangi penyebaran virus saat musim liburan. Pastikan HRD perusahaan Anda menginformasikan kebijakan sementara ini dengan jelas ke seluruh karyawan Anda. Jangan lupa juga untuk menjaga konfidensialitas data karyawan yang ditemukan positif terinfeksi corona.

Baca juga: Checklist Operasional untuk F&B - Takeaway & Home Delivery

Siapkan rencana cadangan bagi fungsi bisnis utama

Kemudian untuk fungsi-fungsi bisnis utama, Anda perlu menyiapkan rencana cadangan kalau-kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Siapkan tandem kerja untuk satu fungsi pekerjaan agar jika salah satu karyawan di fungsi kerja tersebut sakit atau harus izin, ada karyawan lain yang dapat mengerjakan tugas dan fungsi pekerjaan tersebut.

Hal ini termasuk membuat daftar supplier alternatif, bahan baku alternatif, sampai daftar kerja harian yang harus diselesaikan oleh karyawan Anda selama bekerja dari rumah. Pastikan juga daftar-daftar yang Anda buat ini merupakan dokumen kolaboratif yang dapat diakses dengan mudah oleh karyawan Anda sehari-harinya. Anda dapat memanfaatkan aplikasi Nimbly untuk memudahkan Anda dalam memeriksa dan memantau keadaan perusahaan dan karyawan lewat aplikasi Nimbly secara real time.

Dengan mengambil langkah-langkah kebijakan di atas, tidak hanya turut berkontribusi pada upaya pencegahan pandemi ini terus menyebar, Anda juga menjamin keselamatan serta kondisi kesehatan karyawan Anda dari pandemi.

Konsultasikan manajemen operasional bisnis Anda gratis dengan tim Nimbly.

About Nimbly

Nimbly transforms manual operations audit processes into app-based checklists for front-line workers to generate reports instantly, centralize insights in real-time, and ensure thorough issue resolution.

5 Ways to Optimize Operations & Enhance Sustainability in Agriculture

5 Ways to Optimize Operations & Enhance Sustainability in Agriculture - Nimbly Agriculture HVCO -

Read this article in your native language!

Related Articles

April 26, 2021
6 Reasons to Improve Your Business with Digital Checklist
These are how a digital checklist through an online platform can skyrocket your business operations
December 18, 2019
Pentingnya Standardisasi dalam Bisnis Franchise
Terdapat banyak sekali macam model dan konsep berbisnis, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Salah satu model bisnis yang tingkat keuntungannya cukup tinggi adalah bisnis […]
December 23, 2019
Apa yang Harus Diperhatikan Dalam Membuat SOP Perusahaan?
Sebelum membuat SOP, tentu kita harus mengetahui apa itu SOP dan mengapa SOP itu penting.
No more content to load.

Intelligent workflows for empowered teams.

Gain instant insights for long term success.
Nimbly brings you new opportunities.
© 2021 , Nimbly App Terms of ServicePrivacy Policy
© 2021 , Nimbly App Terms of ServicePrivacy Policy